Sejaerah

SEJARAH PMII 1011

PMII adalah bagian dari sejarah Indonesia. Mulai dari proses awal kelahirnya hingga perjalanannya sampai sekarang. PMII telah menjadi saksi sekaligus pelaku dari sejarah perjalanan Indonesia.

Dalam proses kelahirannya, PMII tidak bisa dipisahkan dari kondisi sosial politik indonesia tahun 1950-an. Sampai Kongres II IPNU (awal 1957) di Pekalongan dan ke-3 (akhir 1958 di Cirebon), NU (Nahdlatul Ulama) masih memandang belum perlu mendirikan organisasi kemahasiswaan. Baru tahun 1959 IPNU membuat departemen yang dikenal dengan Departemen Perguruan Tinggi IPNU. Satu tahun kemudian setelah Departemen Perguruan Tinggi IPNU ini dianggap tidak efektif dan tidak menampung aspirasi mahasiswa NU, maka Konferensi Besar IPNU 14-16 Maret 1960 di Kaliurang sepakat untuk mendirikan organisasi kemahasiswaan untuk mahasiswa nahdliyin.

Kondisi itu dimanfaatkan betul oleh mahasiswa nahdliyin, akhirnya bertempat di Gedung Madrasah Muallimin NU Wonokromo Surabaya (Sekarang Kompleks Khodijah) pada tanggal 17 April 1960 di dideklarasikan sebuah organisasi mahasiswa bernama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan menjadi Badan Otonom NU. Namun tahun 1972 independen terhadap NU melalui Deklarasai ”Independensi” Munarjati, dan tahun 1992 menjadi interdependen terhadap NU .

Pada awalnya PMII lebih banyak berkembang pesat di perguruan tinggi agama, karena kedekatan ideologis kulturalnya. Namun, di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, PMII mulai tumbuh sejak tahun 1965. Tetapi perjalanannya tidaklah mulus, hidup, mati, kemudian hidup lagi. Akhirnya tanggal 28 April 1997, atas inisiatif beberapa mahasiswa nahldliyin di ITS termasuk Syarif Hidayatullah (Gus Sentot)-Sekarang,Kepala Keamanan dan Ketertiban Pondok Pesantren darul Ulum Peterongan Jombang-diresmikanlah PMII Komisariat Sepuluh Nopember Surabaya oleh KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan berjalan hingga sekarang. Sampai sekarang  telah terjadi periodisasi kepenguusan sebanyak 18 kali.